Bandung, BEDAnews.com – Jawa Barat dengan 1,9 juta penganggurnya saat ini berharap dapat kuota Kartu Prakerja antara 90 ribu hingga seratus ribu dari sekitar 500 ribu kartu Prakerja untuk 6 provinsi yang akan launching yang didistribusikan kemenaker RI pada sekitar bulan April ini.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, M. Ade Afriandie didampingi Sekretaris Agus Hanafiah di Kantornya usai Rakornis Persiapan Launching Kartu Prakerja bersama Tim Asissten Kemenaker RI, Kadisnaker se-Jabar , Appindo, serta stake holder ketenaga kerjaan Jabar , di Bandung Kamis (12/3/2020).
“Kenapa kita menetapkan 90 ribu karena kita menggunakan pendekatan yang terdampak phk, yang terdampak PHK ini, kan pasti masuk ke dalam yang 1,9 juta (penganguran), terdampak PHK ini berdasarkan kasus perburuhan yang dampaknya PHK.” Sebut Ade.










