7. Ivermectin ini seperti, setetes air ditengah gurun. Ketika obat terapi covid yang lain mahalnya audzubillah, muncul Ivermectin yang murah (rencana produksi massal oleh BUMN dg harga hanya Rp. 7.000). Juga, ketika obat terapi covid yang lain dampaknya lebih besar dan panjang bagi penyintas, muncul ivermectin yang sampai sekarang para peneliti masih bingung apa dampaknya kedepan kalau mengkonsumsi ivermectin.
8. Mudah-mudahan ivermectin menjadi alternatif yang sudah di takdirkan oleh Allah. Sebuah hadits Riwayat Bukhari, Rasulullah saw. menyampaikan, “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit itu”.
9. Mimpi kita adalah bagaimana suatu saat yang tidak terlalu lama, pandemi covid ini menjadi endemi. Sama seperti pandemi flu spanyol tahun 1918 yang lalu, pandemi yang menelan jutaan korban, tapi kemudian menjadi endemi. Flu yang kemudian bisa diobati oleh obat yang tersedia luas di masyarakat, murah dan mudah di jangkau.











