Bagi setiap anak muda yang saat ini sedang menatap layar ponselnya di sepertiga malam terakhir, maka jangan remehkan setiap ketukan jarimu. Satu komentar positif yang menguatkan orang lain, satu klik donasi untuk mereka yang membutuhkan, atau satu doa yang tersimpan di catatan
digitalmu, semuanya adalah frekuensi yang sedang memancar menuju langit. Lailatul Qadr mungkin tidak datang dengan cahaya yang tampak oleh mata, tapi datang melalui ketenangan di hati saat kita berani melepaskan dunia demi mengejar cintaNya. Jadikan jempolmu sebagai saksi kebaikan. Biarkan algoritma duniamu kalah oleh indahnya algoritma langit yang telah disiapkan Tuhan untuk mereka yang mau bergerak, berbagi, dan berserah. Selamat menemu perjalanan malam pemberian Tuhan, selamat bersuka cita .













