Bandung, BEDAnews,-
Ada yang menarik dalam workshop “Pembangunan Berbasis Kependudukan” yang digelar Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) di Kafe Centrum Bandung, Senin (20/1/2014). Salah satu narasumber, dr. Teddy Hidayat, Psikiater yang juga Ketua Penanggulangan Narkotika RSHS dr. Teddy Hidayat secara khusus menghadirkan mantan pengguna narkoba dan waria.
“Inilah kenyataan yang ada, ini persoalan yang ada di hadapan kita saat ini, khususnya di Kota Bandung. Ini jelas masalah kependudukan, masalah keluarga yang harus jadi perhatian para calon anggota Legislatif” ujar Teddy, di hadapan para peserta calon anggota Legislatif Kota Bandung. Teddy menyebutkan, pengguna Narkoba di Kota Bandung yang terdata saat ini lebih dari 5000 orang, termasuk yang sudah masuk dalam tahap pengobatan di RSHS.
“Ada pergerseran saat ini, kalau diawal-awal penularan HIV AIDS terbesar adalah karena penggunaan narkoba dengan jarum suntik, saat ini terbesar penularannya melalui hubungan sexual. Oleh karena itu saat ini saya hadirkan juga waria yang juga menjadi pelaku hubungan sexual beresiko, untuk kita dengar pandangannya,” paparnya. Teddy berharap agar para caleg agar memperhatikan keberadaan mereka, serta mampu memberikan pendidikan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya masalah kependudukan agar masalah sosial dapat ditekan.
Sementara, ditempat yang sama Pakar Kependudukan Isak Sumantri mengatakan, besarnya laju pertumbuhan penduduk di kota Bandung diakibatkan dua faktor yaitu imigrasi dan program KB yang tidak berjalan. Menurutnya, lonjakan penduduk kalau tidak ditekan, diperkirakan pada tahun 2018 akan mencapai 4 juta jiwa, sementara lahan yang ada jumlahnya terbatas. “Pembangunan infrastruktur tidak sebanding dengan penurunan kemiskinan, tapi penekanan angka pertumbuhan penduduk sudah dapat dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan”, tegasnya. (Lanie)











