• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Isu kependudukan kurang diminati calon legislatif

Isu kependudukan kurang diminati calon legislatif

Asep Budi by Asep Budi
20 Januari 2014
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews,-

Ada yang menarik dalam workshop “Pembangunan Berbasis Kependudukan” yang digelar Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) di Kafe Centrum Bandung, Senin (20/1/2014). Salah satu narasumber, dr. Teddy Hidayat, Psikiater yang juga Ketua Penanggulangan Narkotika RSHS  dr. Teddy Hidayat secara khusus menghadirkan mantan pengguna narkoba dan waria.

“Inilah kenyataan yang ada, ini persoalan yang ada di hadapan kita saat ini, khususnya di Kota Bandung. Ini jelas masalah kependudukan, masalah keluarga yang harus jadi perhatian para calon anggota Legislatif” ujar Teddy, di hadapan para peserta calon anggota Legislatif Kota Bandung. Teddy menyebutkan,  pengguna Narkoba di Kota Bandung yang terdata saat ini lebih dari 5000 orang, termasuk yang sudah masuk dalam tahap pengobatan di RSHS.

“Ada pergerseran saat ini, kalau diawal-awal penularan HIV AIDS terbesar adalah karena penggunaan narkoba dengan jarum suntik, saat ini terbesar penularannya melalui hubungan sexual. Oleh karena itu saat ini saya hadirkan juga waria yang juga menjadi pelaku hubungan sexual beresiko, untuk kita dengar pandangannya,” paparnya.  Teddy  berharap agar  para caleg agar memperhatikan keberadaan mereka, serta mampu memberikan pendidikan dan pengetahuan kepada masyarakat  tentang pentingnya masalah kependudukan agar masalah sosial dapat ditekan.

Sementara, ditempat yang sama Pakar Kependudukan Isak Sumantri mengatakan, besarnya laju pertumbuhan penduduk  di kota Bandung diakibatkan  dua faktor yaitu imigrasi dan program KB yang tidak berjalan. Menurutnya, lonjakan penduduk kalau tidak ditekan, diperkirakan pada tahun 2018 akan mencapai 4 juta jiwa, sementara lahan yang ada jumlahnya  terbatas. “Pembangunan infrastruktur tidak sebanding dengan penurunan kemiskinan, tapi penekanan angka pertumbuhan penduduk sudah dapat dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan”, tegasnya. (Lanie)

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Polisi kantongi identitas penembak Briptu Nurul

Next Post

Tangkal kejahatan, sirene berbunyi 30 detik setiap 1 jam sekali

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Tangkal kejahatan, sirene berbunyi 30 detik setiap 1 jam sekali

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021