Di sistem demokrasi semua elit pejabat memperoleh jabatannya dengan bermodalkan besar. Sehingga ketika amanah itu sampai kepada mereka. Merekapun berlomba lomba meraup uang agar balik modal. Aspirasi dan harapan rakyat mereka lupakan. Niatan untuk mengurusi rakyat terlebih rakyat kecil kandas ditengah jalan. Terjadilah kesenjangan, yang kaya semakin kaya. Yang miskin semakin miskin dengan kesulitan ekonomi. Alhasil terjadilah stunting pada anak-anaknya.
Sistem demokrasi yang lahir dari sistem kapitalisme yang diusung dunia saat ini, diikuti secara berjamaah oleh semua negara. Semua orang mengorientasikan hidupnya bergantung pada materi dan uang. Sehingga dalam memperolehnya tak jarang sikut kanan kiri. Tanpa memperhatikan halal haram layaknya sistem sekuler yang memisahkan agama dengan kehidupan. Sungguh kontras sekali memang, untuk Indonesia yang kaya sumber daya alam harusnya dapat dikelola dengan baik oleh negara melalui para petinggi negari pelayan rakyat dan hasilnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Tapi sayang semua kondisi ideal itu hanya mimpi di tengah sistem Kapitalis saat ini.













