Ketiga: Mengembangkan Kompetensi Pendidik secara Berkelanjutan; Guru dan dosen menentukan bagaimana teknologi diterjemahkan menjadi pengalaman belajar. Pengembangan kompetensi perlu mencakup penguasaan materi, pedagogi, asesmen, dan kecakapan digital. Pelatihan akan lebih bermakna apabila berangkat dari masalah kelas, dilanjutkan praktik, pendampingan, serta refleksi hasilnya. Pendidik dapat bekerja dalam komunitas belajar untuk merancang proyek, menelaah pekerjaan siswa, dan memperbaiki strategi pengajaran. Kecerdasan buatan dapat membantu penyusunan bahan ajar, tetapi ketepatan isi dan keputusan pembelajaran tetap memerlukan pertimbangan profesional. Dukungan lembaga berupa waktu belajar, fasilitas, dan penghargaan terhadap perbaikan praktik diperlukan agar inovasi tumbuh konsisten serta manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh peserta didik.












