Bahkan ketika almarhum mengunjungi familinya yang cukup kaya untuk meminta bantuan agar bisa kuliah, ia mendapatkan kenyataan pahit, kalau familinya yang diharapkan almarhum menolak membantu.
“Dari sanalah permasalahannya sehingga almarhum nekat naik ke atas tower dan loncat,” kata UD di Soreang sambil menghela napas.
Para tetangga pun, disebutkan UD tidak menyangka kalau almarhum berbuat senekat itu. Nasi sudah menjadi bubur, semua sudah terjadi dan tidak akan terulang kembali. UD memohon kepada semua masyarakat untuk mendoakan almarhum.
“Terima kasih atas kebaikannya mendoakan almarhum. Semoga dengan doa yang diberikan untuk almarhum bisa menjadikan kebahagian bagi dirinya juga ketabahan serta ketawakalan bagi keluarga yang ditinggalkannya,” tutup UD.***













