Kebalikan dari amal saleh adalah amal sayyi’ah, yaitu amal yang mendatangkan mudharat baik bagi pelakunya maupun orang lain. Setiap amal baik atau buruk meskipun sangat kecil tetap akan mendapatkan balasan yang adil dari Allah SWT.
Sarat Amal saleh: Suatu amal saleh akan sah jika memenuhi syarat berikut ini yaitu: (1) Amal saleh dilakukan dengan pengetahuan ilmunya. (2) Amal saleh itu dikerjakan dengan niat ikhlas karena Allah SWT. (3) Amal shaleh itu hendaknya dilakukan sesuai dengan petunjuk al-Qur’an dan Hadis.
Ada tiga macam, Amal saleh yaitu:
- Amal saleh terhadap Allah SWT, yaitu menjalankan perintah Allah SWT. Dan meninggalkan laranganNya. Contohnya adalah shalat, zakat, puasa, membaca al-Qur’an dan ibadah lainnya.
- Amal saleh terhadap manusia, yaitu menjalankan hak dan kewajiban terhadap sesama manusia. Contohnya adalah memberikan senyuman,bersikap ramah,bertutur kata yang santun,dan menolong kaum dhuafa.
- Amal saleh terhadap lingkungan alam yaitu menjaga kelestarian alam contohnya adalah membuang sampah pada tempatnya,menjaga kebersihan mendaur ulang sampah dan melakukan penghijauan. Ada suatu amal kebajikan yang disebut amal jariyah.
- Amal jariyah yaitu perbuatan yang dilakukan secara ikhlas dengan mengharapkan ridho Allah SWT. Dan mendatangkan pahala bagi pelakunya meskipun ia telah meninggal
Selain itu, kita juga perlu memiliki sikap berbaik sangka. Berbaik sangka atau Husnudzon merupakan perilaku terpuji yang harus dimiliki seorang muslim. lawan dari husnuzan adalah suudzon atau buruk sangka. Berbaik sangka ada tiga macam, yaitu:
- Berbaik sangka kepada Allah SWT; Tentunya kita harus bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan karunia dan kenikmatan yang tidak ternilai harganya kepada manusia. Maka sudah seharusnya manusia bersyukur kepada Allah SWT. Kita juga harus bersabar atas semua cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. tidak bertujuan menyakiti hamba-Nya, tetapi untuk menguji ketaatan, keimanan, dan kesabarannya.
- Berbaik sangka kepada diri sendiri; Seseorang yang berbaik sangka kepada dirinya sendiri akan memiliki sikap percaya diri, optimis, dan bekerja keras.
- Berprasangka baik kepada orang lain:Berprasangka baik kepada orang lain akan menumbuhkan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat.
Berbaik sangka tentunya memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita. Berikut manfaat baik sangka, yaitu:
- Hidup menjadi tenang dan optimis.
- Yakin bahwa terdapat hikmah di balik segala penderitaan dan kegagalan.
- Membentuk pribadi yang tangguh.
- Menjadikan seseorang pendirian yang teguh karena tidak mudah menerima pengaruh buruk dari orang lain.
- Menjadikan seseorang yang kreatif.
- Menyebabkan seseorang tidak mudah putus asa.
- Hubungan persahabatan dan persaudaraan menjadi lebih baik.
- Terhindar dari penyesalan dalam hubungan dengan sesama.
- Selalu senang dan bahagia atas kebahagiaan orang lain.
*Penulis adalah Pakar Manajemen Pendidiakn, artikel ini merupakan intisari khutbah Jumat, 20 Oktober 2023













