Oleh: Ahmad Rusdiana
Manusia merupakan makhluk yang istimewa dengan segala perangkat yang diberikan Allah swt, baik perangkat keras
(jasad) maupun perangkat lunak (akal dan hati). Semua perangkat tersebut senantiasa memiliki tujuan dan manfaat bagi tubuh manusia itu sendiri. Semua perangkat harus dijaga dan dilestarikan dengan baik, karena jika tidak, maka akan rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Hati dalam Islam merupakan perangkat lunak yang mempengaruhi perangkat keras (jasad), sehingga apa yang terjadi pada hati maka akan berdampak pada jasad. Jika hati baik, maka baiklah anggota badan yang lain. Jika hati rusak, maka rusak pula yang lainnya. Dari An-Nu’man bin Basyir ra, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw bersabda:













