Rektor mengingatkan, pencapaian ini berkat hasil kerja sama dan sama-sama bekerja semua pihak di lingkungan UIN SGD Bandung. “Mudah-mudahan ikhtiar meningkatkan marwah kampus tercinta ini terus mendapatkan dukungan dari civitas akademika. Bukan cuma saat ini, tetapi juga dimasa yang akan datang. Kita semua tetap disiplin dengan merujuk pada regulasi atau kebijakan yang sudah dicanangkan agar aman, nyaman, bermutu dan berkelas,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, perolehan peringkat webometrics itu didasarkan atas tiga indikator. Pertama, impact (50%), dinilai dari kinerja website dalam jumlah tautan/link (backlink/domain refferal) website. Penilaiannya berdasarkan ahrefs dan majestic.
Kedua, openness (bobot 10%), kriteria ini merupakan jumlah rujukan pada artikel jurnal dosen. Datanya bersumber dari google scholar. Ketiga, excellence (bobot 40%), jumlah rujukan dari artikel jurnal dosen di scimago.













