Penurunan ini bukan hanya masalah angka di atas kertas, tapi ini adalah cerminan nyata dari kemunduran demokrasi di Indonesia dalam satu dekade ini. Jika situasi ini terus dibiarkan, kita akan semakin jauh dari cita-cita demokrasi sejati, di mana setiap warga negara punya suara yang sama dan hak yang dilindungi.
*Melawan Neoliberalisme*
Sementara di tingkat global, World Social Forum (WSF) yang pertama kali diadakan pada Januari 2002 di Porto Alegre, Brasil, lahir sebagai respons terhadap neoliberalisme yang merajalela. WSF 2002 yang dihadiri oleh lebih dari 50.000 peserta dari berbagai negara, menegaskan kembali penolakan terhadap globalisasi neoliberal yang hanya menguntungkan segelintir elit global.
Dokumen *”The Reinvention of Democracy”* yang dihasilkan dari WSF 2002 menekankan perlunya demokrasi yang lebih radikal dan partisipatif, bukan sekadar demokrasi prosedural yang kita kenal sekarang. Forum ini juga mendorong langkah-langkah konkret, termasuk kebijakan ekonomi yang lebih adil, perlindungan hak-hak pekerja, dan perlindungan lingkungan, untuk melawan dominasi korporasi dan globalisasi neoliberal.













