Ia menegaskan untuk pencalonan rektor semua punya hak sama, selama memenuhi kualifikasi an kapasitas tidak ada larangan dan siapapun tidak boleh melarang,yang penting niat untuk memajukan lembaga.
Menurut Ia, untuk menjadi pemimpin tidak cukup hanya keinginan dan kemauan. Tetapi harus di barengi kemampuan dan tanggung jawab atas amanah yang di embannya.Sebab, kelak seorang pimpinan akan di minta pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.
” Saya sempat istikharah dan minta restu keluarga (suami) dulu. Supaya semua lancar dan membawa kemaslahatan serta keberkahan bagi semuanya.” Ungkap Ulfiah yang sekarang menjabat Wakil Rektor IV.
Perempuan yang menjadi wakil ketua Muslimat NU Jabar ini, punya motivasi dan obsesi untuk mewujudkan cita cita semuanya.
” Tantangan nya sanģat berat, karena sekarang UIN Bandung posisi ke satu di PTKIN dan masuk pada level internasional. Sebab, itu saya harus menyerap semua aspirasi lalu mendistribusikan tugas tugas itu. karena pimpinan itu harus bisa mengorganisir,” tandasnya.













