Kalau Jokowi memang benar punya pendidikan dan latarbelakang yang jelas. Dia dapat menuliskan sendiri atau menyewa penulis untuk membantah Buku Jokowi Undercover. Karena tindakan itu lebih elegan dan menjunjung kaidah intelektual dan moralitas.
Justru tidak melalui buku bantahan oleh Jokowi dan memilih melaporkan sendiri ke Polisi atas orang-orang yang dituduh memfitnah itu (Roy Suryo cs). Tindakan itu semakin blunder.
Jokowi dengan melaporkan ke Polisi itu justru membuat publik, para intelektual dan akademisi semakin yakin Jokowi menyembunyikan rapat-rapat jati diri dan sekolah nya di SMA maupun UGM. Dianggap menyembunyikan jati diri dan sekolah serta asal usulnya.
Dan itu sangat di sayangkan, karena cara-cara yang di tempuh Jokowi itu menciptakan Tragedi nasional secara intekltualistik dan Tragedi Moral bagi anak-anak Bangsa.












