Terdapat 56 penerbangan dari dan menuju 13 kota yang dipindahkan, dari rute penerbangan ke 13 kota yang akan dipindahkan, tinggal satu rute yang masih dalam proses pengajuan. Sementara bandara husen sendiri nantinya hanya akan melayani pesawat komersil berjenis propeller atau bukan jet, yang diharapkan akan dapat meningkatkan konektivitas di Jawa Barat.
“Bandara husen tetap difungsikan untuk propeler sehingga ini juga peluang, untuk slot jarak pendek di dalam pulau jawa, ke semarang, nusawiru atau ke Tasik, ke Cakrabuana, Wireadinata atau k Cirebon. Itu bisa diperbanyak ataupun Halim barangkali biar Cuma 20 menit tetapi itu menambah konektivitas perhubungan jawa barat.
Direktur PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) M Singgih mengatakan, Harapan kami masyarakat akan menjadikan pilihan terbang bersama Bandara Kertajati itu sebagai pilhan yang enjoy. Karena fasilitas di bandara International Jawa Barat itu megah, nyaman dan luas, dengan luasan terminal 9,6 ha, itu sangat luas, memiliki kapasitas kalau ground servis level A itu sampai 5,7 jt penumpang.












