Dwi menyebut, pembangunan akses jalan baru dan jembatan itu sangat dibutuhkan untuk membantu dan mempermudah warga di kedua Desa dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Dengan terhubungnya Desa Pondok dan Babadan, ia optimis perekonomian dan kesejahteraan warga juga akan semakin baik.
“Mudah-mudahan meningkat (perekonomian dan kesejahteraan), karena paling tidak warga Desa Pondok bisa berjualan ke Desa Babadan atau pun sebaliknya,” ujarnya.
Lebih dari itu, keberadaan akses jalan baru dan jembatan yang dibangun akan membantu para petani. Diakui Dwi, selama ini banyak warga Desa Pondok yang mempunyai lahan pertanian di Desa Babadan sangat kesulitan dalam mengangkut hasil pertaniannya.
Kades Pondok, Suharto pun mengakui selama ini warganya sangat kesulitan dan hanya mengandalkan jembatan dari bambu yang cuma dapat dilalui dengan berjalan kaki.












