Nah, tanggal 22 Juni 1527 inilah yang kemudian diperingati sebagai hari jadi Jakarta. Artinya, perayaan puncak HUT Jakarta yang berlangsung kemarin di Lapangan Banteng menandai usia Jakarta yang genap 498 tahun, terhitung sejak 22 Juni 1527 hingga 22 Juni 2025.
Pada Minggu, 22 Juni 2025 itu, masyarakat Jakarta bergembira bersama para pemimpin ibu kota. Mereka menyambut dengan antusias kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno (Pram-Rano), dalam perayaan puncak HUT ke-498 Kota Jakarta yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Diketahui, Pramono Anung dan Rano Karno tiba di lokasi sekitar pukul 18.12 WIB.
Oke, kita kembali ke kisah Fatahillah yang merebut Pelabuhan Sunda Kelapa dan mengganti namanya menjadi Jayakarta. Pada masa selanjutnya, Jayakarta sempat menjadi bagian dari wilayah Kesultanan Banten dan Cirebon, hingga akhirnya direbut dan dihancurkan oleh VOC Belanda pada tahun 1619. VOC kemudian membangun kota baru di atas reruntuhan Jayakarta dan menamainya Batavia, yang menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda selama lebih dari tiga abad. Kota ini menjadi simbol kekuasaan kolonial, lengkap dengan sistem segregasi sosial dan arsitektur khas Eropa yang kental.













