“Konsep ini merupakan fase lebih lanjut dari Polri Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) yang telah digunakan pada periode sebelumnya dengan pendekatan pemolisian berorientasi masalah (problem oriented policing),” ujar Suntana.
Dalam kepemimpinnanya, lanjut Suntana, Polri Presisi ditekankan dalam kemampuan pendekatan pemolisian prediktif (predictive policing), agar Polri mampu menakar kamtibmas melalui analisa berdasarkan pengetahuan, data dan metode yang tepat sehingga dapat dicegah sedini mungkin.
“Kata responsibilitas dan transparansi berkeadilan menyertai pendekatan pemolisian prediktif yang ditekankan agar setiap insan Bhayangkara mampu melaksanakan tugas Polri secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan,” ujar Mantan Kapolda Lampung itu.













