Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan dunia akademik dalam mendukung keberlanjutan program MBG. Kedepan, Badan Gizi Nasional akan menggelar berbagai kegiatan lanjutan seperti diskusi kampus, kajian akademik, hingga Training of Trainers (ToT) bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN.
“Kegiatan ini tidak hanya melibatkan perguruan tinggi negeri, tetapi juga perguruan tinggi swasta agar kolaborasi dalam mendukung Program MBG semakin luas,” tambahnya.
Kegiatan FGD yang digelar di Bandungan Semarang tersebut diharapkan mampu menghasilkan kontribusi nyata melalui hilirisasi inovasi sains serta memperkuat sinergi seluruh stakeholder dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan di seluruh Indonesia.













