Selanjutnya Ilmu Napak Sancang, lanjutnya, itu digambarkan sebagai ilmu yang bisa berjalan di atas air. Jelas itu merupakan kesalahan yang bisa mengakibatkan salah pemahaman. Napak itu tempat kita berpijak yaitu Bumi, sementara Sancang menurutnya adalah Air/Laut. Secara spesifik, manusia hidup ada diantara dua kesatuan yaitu air dan bumi yang tak dapat dipisahkan. Bila disimpulkan Napak Sancang mempunyai pengertian bahwa manusia harus bisa hidup bersama dalam satu kesatuan seperti halnya tanah (bumi) dan air (laut).
Abah yang berusaha 130 tahun itu mengemukakan, ia merasa prihatin dengan situasi dan keadaan Lemah Cai (Negara) sekarang. Kenyamanan dan ketenangan agak terenggut dengan terjadinya berbagai kejahatan, begal, tawuran, pembunuhan, dan yang kejadian lainnya. Itu merupakan salah satu bukti kalau rasa persaudaraan dan persatuan diantara masyarakat sudah berkurang, “Dan bila tidak segera diantisipasi besar kemungkinan akan terus merebak. Sehingga di antara kita akan tumbuh rasa curiga,” ujarnya.













