Pembangunan Kesehatan, terutama pada kelompok lansia diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud, “Pembangunan kesehatan merupakan suatu investasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan hak asasi manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah,” tegasnya.
Namun demikian, masalah kesehatan lansia tidak dapat diselesaikan oleh bidang kesehatan saja, namun perlu dukungan dan kontribusi stakeholder terkait, baik lintas program, lintas sektor, organisasi profesi, dan organisasi kemasyarakatan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta dalam pemeliharaan kesehatan lansia.
Dalam situasi transisi menuju kondisi ageing population (struktur penduduk tua), pelayanan kesehatan kepada lansia dilakukan mulai dari keluarga. Pelayanan kesehatan dari masyarakat melalui Posyandu Lansia/Posbindu, dan pelayanan di sarana pelayanan kesehatan dasar dengan mengembangkan puskesmas yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan santun lansia serta pelayanan rujukannya yaitu penyelenggaraan pelayanan geriatri terpadu di rumah sakit.













