Setelah peresmian sumur bor, acara dilanjutkan dengan pemberian sembako kepada warga kurang mampu. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan, terutama di tengah situasi ekonomi yang menantang. “Bantuan sembako ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama yang paling membutuhkan,” kata Kapolres Trenggalek.
Tak hanya itu, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan, dilakukan juga penanaman pohon dan bibit jagung. Penanaman ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan ketahanan pangan warga.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan instansi terkait, antara lain Asisten Daerah 1 Kabupaten Trenggalek, Dinas PUPR, Kejaksaan Negeri Trenggalek, Pengadilan Agama Trenggalek, serta BNN Kabupaten Trenggalek. Kolaborasi antara berbagai pihak ini menunjukkan semangat gotong-royong dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.













