Lebih jauh, Dandim menekankan pentingnya pembinaan jasmani sebagai bagian dari gaya hidup militer yang sehat dan disiplin. Ia mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya melakoni kegiatan ini sebagai kewajiban, melainkan sebagai wujud tanggung jawab terhadap diri sendiri.
“Kesehatan itu mahal. Tapi dengan olahraga rutin seperti ini, kita bisa menjaganya dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Jangan tunggu sakit untuk mulai peduli,” lanjutnya.
Selain menjaga ketahanan fisik, latihan Hanmars juga menjadi sarana membangun jiwa korsa, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Dengan penuh semangat dan senyum di wajah, para prajurit mengikuti latihan dengan tertib dan tetap menjaga faktor keamanan, mengingat rute yang dilalui menggunakan fasilitas umum.












