pembacaan do’a dan tausiah yang dibawakan oleh Ustadz Agus Nurdin.
Dihadapan sekitar 100 tamu undangan Halal Bihalal, Ustadz Agus Nurdin menyampaikan makna Halal Bihalal dalam konteks keagamaan memiliki makna mendalam dan momen penting untuk saling memaafkan.
Kegiatan ini juga menjadi simbol dari pendekatan hidup rukun, cinta damai dan toleransi antar umat beragama.
“Halal Bihalal ini bukan hanya sekedar tradisi keagaamaan, tetapi juga kemanusiaan, kebangsaan dan kemaslahatan bersama. Tradisi ini penting untuk terus dipertahankan, serta memiliki manfaat besar dalam mempererat hubungan sosial dan memupuk rasa persaudaraan diantara seluruh anggota keluarga besar Abah Nawawi,” ungkap Ustad Agus Nurdin melalui keterangannya, Senin (27/4)
Sementara Tubagus Dodon Ferdinan, selaku koordinator keluarga besar Abah Nawawi dan tuan rumah kegiatan dalam sambutannya menyatakan bahwa, agenda rutin tahunan ini bukan sekedar menyambungkan tali silaturahmi, tetapi juga simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap para sesepuh dan orangtua kita yang tidak pernah lekang oleh waktu. Sekaligus menghidupkan kembali kenangan bagi yang memasuki masa pensiun sekaligus membangun keakraban bersama generasi muda penerus trah keluarga besar Abah Nawawi.













