Sebagai salah satu kebijakan BKN pro-ASN, Prof. Zudan menekankan program profiling ASN menjadi bagian penting dalam membangun manajemen talenta ASN berbasis data. Melalui profiling, potensi, kompetensi, talent DNA, rencana karier, hingga literasi digital ASN dapat dipetakan sehingga pengembangan karier dan penempatan pegawai dapat dilakukan secara lebih terarah. Karena itu, BKN mendorong realisasi data talenta ASN nasional ini dengan menyasar hingga 600.000 ASN hingga akhir tahun ini. Setiap instansi juga tidak dipungut biaya untuk mengikutkan para ASN-nya pada program ini.
Dengan arahan Kepala BKN terhadap program ini, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, sepakat bahwa, pelaksanaan profiling menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kekuatan sumber daya manusia aparatur. Untuk Pemkot Pekanbaru sendiri, profiling telah dilakukan melalui CACT dan PRO-ASN yang bekerja sama dengan BKN, serta Kantor Regional XII BKN Pekanbaru.













