“MBG itu adalah investasi masa depan. Tidak ada pengurangan untuk MBG. Bahkan beberapa kali Menteri Keuangan dimarahi oleh Pak Presiden. Gak boleh dikurangi, tetap jalan apa pun yang terjadi. Bahkan ini mengalahkan program-program lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Eric Hermawan menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan untuk mendukung bonus demografi Indonesia menuju tahun 2045.
“Pemerintah fokus ke sana karena Indonesia ingin memanfaatkan bonus demografi. Untuk itu penting meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa melalui makan bergizi yang baik dan gratis,” tambahnya.
Ia juga berharap pelaksanaan program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan tetap menjaga kualitas dan integritas pengelolaannya.
“Harapan kami dengan adanya MBG ini mendorong ekonomi lokal. Tapi pengelola harus tetap menjaga kualitas. Jangan mengambil keuntungan berlebihan, yang penting wajar, dan pastikan anak-anak mendapatkan gizi yang baik seperti telur, susu, dan ayam,” jelasnya.












