Menurutnya,transformasi kurikulum adalah keniscayaan di tengah dinamika teknologi, terutama kecerdasan buatan (Generative AI), data science, dan tuntutan era Society 5.0. Perguruan tinggi dituntut melahirkan lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, dan adaptabilitas tinggi.
Dikesempatan yang sama,Dekan Dr.Dedi Supriadi,M.Hum, menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum baru ini berlandaskan tiga pilar utama: kepatuhan terhadap Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, proyeksi pasar kerja World Economic Forum (WEF) Future of Jobs Report 2025, serta semangat integrasi keilmuan keislaman dan kearifan lokal Islam Sunda-Nusantara yang menjadi ciri khas FAH.
4 Prodi Unggulan Diperkuat dengan Kompetensi Digital













