• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » H. Eep Saat Reses Menerima Keluhan BPJS dan Minyak Goreng

H. Eep Saat Reses Menerima Keluhan BPJS dan Minyak Goreng

Ki Agus by Ki Agus
30 Maret 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung, H. Eep Jamaludin Sukmana, saat Reses Masa II tahun 2022, di Kampung Pamoyanan Desa Sukawening Kecamatan Ciwidey, Rabu 30 Maret 2022, menerima keluhan tentang penyelenggaraan BPJS dan Minyak Goreng.

Eep yang juga Pemuka Agama didaerahnya menambahkan, masalah BPJS yang katanya tidak efektif dan membebani masyarakat dengan alasan saat digunakan warga miskin, disebutkannya ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhinya.

“Ada tunggakan, masa berlaku sudah lewat, dan jumlah pembayaran melebihi ketentuan. Namun begitu tetap saja Rumah Sakit harus pro masyarakat miskin. Sesuai dengan fungsinya harus mau melayani warga tanpa memandang status,” katanya di lokasi Reses.

Sementara masalah minyak goreng yang harganya cukup mahal  disebutkannya, warga bisa melakukan alternatif lain tidak harus mengandalkan minyak goreng. Serta jangan sampai terjadi masyarakat miskin diakibatkan minyak goreng.

BeritaTerkait

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Hari Buruh Internasional

1 Mei 2026

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

1 Mei 2026

Untuk itu ia meminta kepada masyarakat terutama peserta reses, jangan sampai masalah minyak goreng mempengaruhi kehidupan masyarakat. Berfikirlah secara bijak, karena masih ada hal lain yang bisa dilakukan tanpa minyak goreng.

Legislator itu membahas pula masalah dana bergulir dari Pemerintah Kabupaten Bandung yang diperuntukkan bagi masyarakat untuk modal usaha. Dana bantuan tersebut tidak gratis melainkan pinjaman dan tanpa agunan.

Besaran jumlah dana bergulir adalah Rp40 milyar, lanjutnya, dan diharapkan pemerintah bisa dijadikan modal usaha oleh masyarakat. “Tujuan dari dana bergulir itu selain untuk menekan laju perkembangan Bank Emok, juga sebagai upaya dalam meningkatkan akselerasi pertumbuhan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.***

Previous Post

UKW Angkatan ke-54 PWI DKI Jakarta

Next Post

Hadapi Ancaman Perang, Pussenarhanud Kodiklatad Laksanakan Latbakjatrat Terintegrasi Arhanud TA 2022

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Hari Buruh Internasional

1 Mei 2026
Ragam

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

1 Mei 2026
Ragam

Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026

1 Mei 2026
Peringati HUT ke-79 Prov. Jabar, Pemdaprov Gelar West Java Festival dari 23 - 24 Agustus di Gedung Sate
Edukasi

Kirab Karnaval Budaya Ramaikan Peringatan Hari Tatar Sunda Mulai 2 Mei

1 Mei 2026
Edukasi

Prof.A.Rusdiana, Hardiknas 2026: Ilmu dan Kerja, Dua Sisi Mata Uang Pembangunan Bangsa

1 Mei 2026
Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM./dok.istimewa
Ekonomi

Hari Buruh 2026: Tiga Tantangan Dunia Kerja, dari Perlindungan Pekerja Gig hingga Makna Kerja Gen Z

1 Mei 2026
Next Post

Hadapi Ancaman Perang, Pussenarhanud Kodiklatad Laksanakan Latbakjatrat Terintegrasi Arhanud TA 2022

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021