Banjarmasin, BEDAnews.com
Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor meminta kepada PT.PLN Persero untuk mengatasi permasalahan kelistrikan terkait seringnya pemadaman Listrik diwilayahnya. Pada acara Coffe Morning dalam rangka tindak lanjut penanggulangan hutan dan lahan yang dilaksanakan di aula Bhayangkara Polda Kalsel, Gubernur Kalimantan Selatan Haji Sahbirin Noor mengungkapkan bahwa kebutuhan listrik saat ini sudah menjadi semacam sumber kehidupan bagi masyarakat, untuk itu permasaahan pemadaman merupakan kasus lama yang seharusnya bisa diatasi.
Menurutnya, masalah listrik yang menjadi tanggungjawab PLN ini harus bisa diatasi jangan sampai masyarakat yang menjadi korban dan merasa dirugikan.
Menanggapi pernyataan orang nomor satu di Kalimantan Selatan ini, Herry Santoso Manager Bidang Transmisi Dan Distribusi PLN Kalselteng mengatakan bahwa, seringnya terjadi pemadaman listrik karena kurangnya pasokan, sebab mesin yang ada di Pulang Pisau Kalimantan Tengah belum bisa tersalurkan, karena PLN diakuinya mengalami kendala untuk proses penyalurannya.
“Proses penyaluran listrik dari kedua mesin yang berada di Kalimantan Tengah masih terkendala dalam hal penyalurannya,” kata Herry Santoso di Banjarmasin, Kamis (17/3/2016).
Ditambahkan Herri Santoso, saat ini pihaknya terkendala dalam hal pembebasan lahan untuk pembangunan tower baru, dan untuk pembebasan lahan pendirian tower tersebut PT PLN hanya menganggarkan dana sebesar Rp. 25 juta, namun masyarakat mintanya lebih, sehingga menjadi hal tersebut menjadi kendala. (MN/SK)













