Menurutnya,perencanaan kurikulum Ma’had yang harus jelas. Caranya dengan mengutamakan pembelajaran Kitab Turats. Model pembelajaran Ma’had dapat dikonversikan ke dalam SKS (Satuan Kredit Semester) perkuliahan mahasiswa.
“Seperti pembelajaran kitab turats, kelas bahasa, dan kelas bersama mengenai mata kuliah umum lainnya, itu bisa dikonversikan ke dalam mata kuliah. Jadi mahasiswa tidak usah ambil kelas lagi. Harapannya, mereka akan lebih fokus ke program studi mereka masing-masing kalau sudah di kelas,” tandasnya.
Bukan hanya itu, Ia juga merencanakan pengapresiasian terhadap mahasiswa yang berprestasi dengan mengkonversi capaian mereka dengan mata kuliah yang sesuai.
“Hal ini jelas merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan terhadap capaian mahasiswa UIN Bandung. Misal mahasiswa yang memenangkan lomba pidato bahasa asing, bisa dikonversikan ke dalam mata kuliah speaking atau apapun yang sesuai. Sehingga nantinya banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mengembangkan kemampuannya di luar perkuliahan,” papar Dadan.












