
Dalam menghadapi dampak negatif globalisasi, Prof.Taufiq menyarankan beberapa cara untuk mencapai keseimbangan antara manfaat dan kerugian globalisasi serta mendukung keadilan sosial. Cara-cara tersebut di antaranya adalah mempromosikan pertukaran budaya, melindungi budaya lokal, memastikan perdagangan yang adil, mendorong pembangunan berkelanjutan, memperkuat kedaulatan nasional, mendidik masyarakat, dan mempromosikan investasi sosial.
“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana globalisasi memengaruhi kehidupan sehari-hari, masyarakat Muslim di Indonesia dapat lebih bijak dalam mengejar perubahan yang positif dan melindungi nilai-nilai yang mereka pegang erat.” pungkas Prof.Taufiq yang juga sebagai Reviewer, Jurnal Cogent Arts and Humanities, Taylor & Francis, Inggris.












