Menanggapi sosialisasi yang digelar BGN, Kepala Desa Pagerluyung, Andik Wibowo, menambahkan pentingnya peran masyarakat dalam implementasi program.
“Petunjuk teknis sudah disiapkan sejak uji coba tahun 2024. Namun, keberhasilan MBG tidak lepas dari partisipasi masyarakat, mulai dari penyedia bahan pangan lokal hingga pengawas lapangan. Dengan gotong royong, kita bisa memastikan program ini benar-benar menjadi tulang punggung terciptanya generasi emas 2045,” tuturnya.
Sosialisasi di Mojokerto ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang MBG serta memperluas dukungan terhadap program strategis nasional tersebut. Melalui MBG, pemerintah menegaskan komitmennya membangun SDM unggul demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.











