Dalam Islam seorang pemimpin tidak mencukupkan dengan dana hibah saja tapi benar-benar memberikan pelayanan terbaik dalam pendidikan. Dicontohkan pada masa Khalifah Umar Bin Khattab, beliau menunjuk guru-guru terbaik untuk dikirim ke setiap daerah guna mengajarkan akhlak, akidah Islam, dan mengajarkan kandungan Al-qur’an serta mendakwahkan Islam. Pada masa itu khalifah Umar juga membangun pusat pendidikan di kota maupun daerah terpencil sehingga kemajuan pendidikan sangat pesat. Khalifah juga memberikan perhatian besar kepada tenaga guru dan honorer dengan gaji yang tinggi yang diambil dari Baitul mal.
Pada saat Islam diterapkan tersebut, kebutuhan publik baik sandang, pangan, dan papan dijamin oleh negara sehingga terbentuk masyarakat yang cukup secara ekonomi, nyaman beraktivitas dan ibadah, juga lahirnya para mujtahid serta ilmuwan muslim yang karyanya tetap menjadikan rujukan hingga kini. Inilah bukti bahwa generasi pencetak peradaban hanya lahir dari peradaban sahih dengan landasan amalnya adalah lilah.













