Ia juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar dapat berperan dalam penyediaan bahan pangan maupun proses produksi makanan bergizi.
Menanggapi berbagai keluhan yang masih muncul terkait pelaksanaan program MBG, Heru mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan masukan sebagai bagian dari proses evaluasi.
“Program ini dirancang untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045. Karena itu, setiap kekurangan harus menjadi bahan evaluasi. Jika ada hal yang dirasa kurang tepat, silakan disampaikan melalui satgas. Justru dari situ program ini bisa terus diperbaiki agar benar-benar bermanfaat,” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawal dan menyukseskan program MBG. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kendala di lapangan, guna memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran.












