Penyuluhan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi lintas sektor. Berbagai persoalan yang dihadapi petugas di lapangan, mulai dari akses, peralatan, sumber air, kondisi medan hingga aspek pengawasan dan penegakan hukum, dihimpun sebagai bahan evaluasi.
Bagi Pardosi, pengalaman para petugas yang berhadapan langsung dengan api merupakan masukan penting untuk memperbaiki sistem penanggulangan Karhutla secara nasional. Berbagai saran dan persoalan yang muncul di Bengkalis selanjutnya akan dirangkum dan disampaikan ke tingkat pusat sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih efektif.
Melalui pengerahan Tim Penyuluh ke berbagai Kabupaten/Kota di Riau, Mabes TNI berharap kemampuan aparat kewilayahan semakin sigap dalam menghadapi Karhutla.













