Rembug di Masjid, Ikhtiar Menyelesaikan Masalah
Tema perdana Poloan SAE memang menohok; “Rembug Stunting dan Kemiskinan Berbasis Masjid”. Dua masalah yang jadi pekerjaan rumah serius Kabupaten Probolinggo.
Data terakhir, angka stunting masih butuh kerja keras untuk ditekan. Begitu juga soal kemiskinan yang masih menghantui sebagian warga.
Karena itu, Gus Haris ingin rembugnya dilakukan di ruang paling akrab bagi masyarakat Probolinggo: masjid. “Kita ingin menghadirkan solusi yang membumi, bukan hanya wacana. Di masjid, semua orang bisa bicara. Pemimpin mendengar, rakyat menyampaikan,” tegasnya.
Yang membuat acara ini berbeda, Poloan SAE tidak hanya berhenti di forum dialog. Warga juga langsung mendapat manfaat nyata: khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis. Ada juga pemberian makanan bergizi bagi penderita stunting. Dua layanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan keluarga kecil di desa.













