Garut, BEDAnews
Peninggalan Jepang di Indonesia itu ternyata banyak, Jepang memasuki Indonesia dari berbagai penjuru tanah air termasuk di ujung selatan Kota Garut yang terdapat sebuah peninggalan Jepang berupa Goa Jepang.
Sebelumnya terdapat beberapa peninggalan Belanda yaitu Bunker-bunker pertahanan, garasi pesawat terbang dan pelabuhan di Cilauteureun yang kini menjadi pusat peluncuran roket di bawah pengelolaan LAPAN.
Goa tersebut terletak sangat tersembunyi, di kebun milik penduduk setempat di sebuah lembah diantara dua bukit bernama Puncak Munasim. Di lembah ini ada 4 Goa yang kedalamannya paling panjang sekitar 10 meter, salah satunya menjadi sarang kelelawar dan sumber mata air bagi penduduk Cikopo.
Dari cerita rakyat setempat kepada Bedanews.com, Goa yang berada sekitar 99 Km ke arah selatan Garut, dan dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 2-3 jam ini, adalah tempat persembunyian tentara Jepang dari serbuan udara pasukan Belanda. Goa ini dibangun oleh romusha, dengan sistem kerja paksa.
Mulut Goa yang ditumbuhi oleh tanaman keras sehingga terlihat sangat angker, apalagi kalau sore menjelang malam, suasananya sangat keren. Kalau memasuki Goa Jepang di siang hari, rasanya adem dan dingin, maklum daerah ini merupakan pesisir pantai yang udaranya terasa panas. Belum lagi sensasi yang membuat bulu kuduk ini berdiri, yang bisa dirasakan pengunjung. (Sighar)











