Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Soni Teguh Prasatya mengaku kaget inovasi Oded bisa mendapat respon positif dari media internasional, kendati beberapa media memberi judul seolah menyangsikan ide itu. Bahkan warganet di Indonesia selama ini cenderung menolak.
“Bahkan waktu programnya belum dimulai, dan kita baru mulai uji coba, baru sepekan. Tapi warganet sudah berkomentar negatif. Itu kami terima sebagai masukan dan bahan evaluasi,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Senin (25/11/2019).
“Namun ternyata media internasional justru bercerita dengan nada positif, melihat ide ini sebagai inovasi,” imbuhnya.
Soni menambahkan, selama ini Pemerintah Kota Bandung selalu menjadikan media konvensional dan media sosial sebagai salah satu pengukuran dalam melaksanakan program. Oleh karena itu, ia akan terus mengolah timbal balik informasi untuk dijadikan bahan evaluasi.













