• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป FP Gerindra DPRD Jabar Minta BUMD PT BIJB Ditutup

FP Gerindra DPRD Jabar Minta BUMD PT BIJB Ditutup

Asep Budi by Asep Budi
27 Januari 2016
in Tak Berkategori
1
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung BEDAnews.com

Buntut pengambil alihan pembangunan Bandara BIJB Kertajati Majalengka oleh Kementrian Perhubungan mulai muncul dengan adanya tuntutan penutupan PT. BIJB (Bandara International Jawa Barat) sebuah Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Jawa Barat yang semula difokuskan untuk mengelola Bandara milik Jabar tersebut. 

Tututan yang dikemukakan oleh Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat melalui Wakil Ketuanya Drs. H Daddy Rohanady kepada BEDAnews.com di  DPRD Jabar Selasa (26/1)

“Apabila penganbil alihan BIJB Kertajati oleh pemerintah pusat tidak jelas kerjasama dan pembagian hasilnya  untuk PAD Jabar, sebaiknya dari sekarang bubarkan saja PT. BIJB  dari pada setiap tahun meminta suntikan anggaran dan menjadi beban APBD.” tegas Daddy.

Dikatakan  “Secara tegas Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, meminta kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk segera menutup keberadaan BUMD PT. Bandara International Jawa Barat (BIJB).”Kata Dady  

Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat menilai PT BIJB tidak mampu menjalankan amanah yang diatur dalam pendirian PT BIJB, hingga berakibat  pembangunan Bandara Kertajati diambil alih oleh pemerintah Pusat.

Dady yang juga  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar yang membidangi masalah pembangunan dan infrastruktur ini. Sangat menyayangkan  Ketidak mampuan Direksi dan Manajemen PT BIJB dalam mewujudkan proyek monumental Bandara Kertajati, karena sejak digagas sampai kini anggaran yang telah dikeluarkan dari APBD Jabar sudah cukup besar, tetapi progress pembangunan sangat lamban, sampai harus  diambil alih oleh Kementerian Perhubungan.

“Cukup mengherankan kenapa pemerintah provinsi Jabar dan PT BIJB tidak mampu mencari dan menggandeng investor, padahal dana yang sudah dikeluarkan dari APBD sudah lebih dari Rp. 1 triliun.” 

Sejak awal PT BIJB sendiri, sudah mendapat kucuran dana,dari APBD jabar tahun 2014 Rp.Rp.300 Miliar, tahun 2015 sebesar Rp.50 miliar dan untuk tahun 2016 ini telah dianggarkan sebesar Rp.200 miliar, sehingga total untuk PT BIJB sudah mencapai  Rp. 550 miliar, jelas Daddy

Sedangkan anggaran untuk pembebasan lahan, yang sudah dikeluarkan  sebesar Rp.700 miliar, tidak termasuk anggaran  untuk pembangunan jalan menuju BIJB Kertajati,  sehingga bila ditotalkan sudah hampir mencapai Rp. 1,5 Triliun, ungkapnya.

Mengenai pengambil alihan BIJB sendiri  FP Gerindra sendiri menilai sangat serius mengingat anggaran yang telah dikeluarkan oleh  Jabar untuk Bandara tersebut telah mencapai Rp. 1 Triliun lebih sehingga  tuntutan untuk adanya share atas apa yang telah diinvestasikan Jabar sebelumnya dan tidak disamakan dengan Pemprov. Sumut atas bandara Kualanamu yang tidak memperoleh PAD karena tidak berinvestasi sebelumnya.

Meskipun begitu FP Gerindra merespon positif pengambil alihan pembangunjan oleh pusat karena  akan ada manfaat, pertama adanya  percepatan pembangunan, kedua, APBD tidak tergerogoti, dan pelayanan kepada masyarakat dipercepat pula.

“Hanya disayangkan kita tidak diajak bicara lebih dulu, bahkan terkesan “ditinggal”, karena itu kita juga minta DPRD untuk menentukan sikap atas hal ini, Akankah kita “menghibahkan” begitu saja proyek monumental itu tanpa kompensasi saham. Atau seperti apa” ungkap Dady

Dady juga mengingatkan, Konsekuensi atas pengambil alihan ini, pertama Pembatalan penyertaaan modal kepada PT BIJB sebesar Rp 200 miliar di APBD 2016 ini dan Penutupan PT.BIJB. tegasnya

Konsekuensi yang logis kita utarakan, karena sejak tahun 2014, Dewan mendorong dan mendukung penuh gagasan dan semangat Pemprov Jabar untuk memiliki Bandara tersendiri. Untuk itu, seluruh anggota dewan bukan hanya dari Fraksi Gerindra mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran demi terwujudnya pembangunan mega proyek monumental.@hermantz

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Kendala Para Pedagang Pasar Berada Dalam Ruang Lingkup Sempit, Kumuh dan Becek

Next Post

FPDIP Jabar Minta Pengelolaan Sampah Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

FPDIP Jabar Minta Pengelolaan Sampah Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021