FKPPI, lanjut mang Oded, diharapkan bisa terjun langsung mengimplementasikan gerakan Kang Pisman. Termasuk mengedukasi masyarakat perihal penanganan sampah. Sehingga program Kang Pisman menjadi budaya baru.
“Ke depan, FKPPI harus terus memperkokoh dengan regulasi Kota Bandung,” pinta Oded.
Lebih lanjut Oded menilai, selama ini FKPPI merupakan organisasi massa (ormas) yang memiliki predikat baik. FKPPI selalu solid dalam melakukan beragam pergerakan.

“Di usia 41 tahun ini tentu saja berharap FKPPI semakin matang dan dewasa. Tandanya, ketika FKPPI di Kota Bandung mampu melanjutkan perjuangan senior-seniornya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKPPI Kota Bandung, Adde Mararief mengaku telah memantau program Kang Pisman sejak lama. Sebab, dia melihat Kang Pisman ini merupakan inovasi pengelolaan sampah yang tidak hanya menyasar fisik sampahnya saja.













