“Dengan memanfaatkan teknologi dan keterlibatan warga, gerakan memilah sampah dapat dilakukan secara masif dan terorganisir,” ujar Viky.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar Dodit Ardian Pancapana memaparkan bahwa setiap orang per hari rata-rata menghasilkan sampah 2,5 liter (l), dimana orang dengan tingkat kemampuan ekonomi lebih tinggi (6 l/orang/hari) menghasilkan sampah lebih banyak dibanding orang dengan tingkat kemampuan ekonomi lebih rendah (3 l/orang/hari).
Sampah di perumahan pada hari libur (3 l/orang/hari) juga lebih banyak dibanding hari biasa (2,5 l/orang/hari).
Menurut Dodit, berbagai permasalahan sampah di kawasan Bandung Raya, di antaranya terkait aspek perilaku menyangkut kesadaran dalam mengurangi, memilah dan mengolah sampah dari sumbernya secara bertanggung jawab.













