Ika menjelaskan, Pemdaprov Jabar memiliki fitur aplikasi Bank Sampah yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah dari hulu (sumber sampah) sampai hilir (Tempat Pembuangan Akhir), mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
“Tujuannya antara lain memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan akses informasi pengelolaan sampah, meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah,” papar Ika.
Ia menambahkan bahwa fitur Bank Sampah sudah disematkan di aplikasi Sapawarga yang merupakan Jabar SuperApps, platform yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, layanan serta menyampaikan aspirasi.
“Sapawarga saat ini sudah diakses oleh 2.914.981 pengguna dengan jumlah pengguna aktif harian sebanyak 90.211 (data diambil pada 4 Oktober 2024) dan akan terus bertambah,” ujarnya.













