Ke depan, Pemkab Trenggalek bersama Kodim 0806 berkomitmen menjadikan FJTT sebagai agenda tahunan berskala lebih besar. Harapannya, festival ini mampu menarik wisatawan nasional hingga mancanegara sehingga seni jaranan bisa menjadi daya tarik budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
Festival Jaranan Trenggalek ke-29 membuktikan bahwa warisan budaya tetap hidup ketika dijaga bersama. Kehadiran TNI bersama Forkopimda di tengah masyarakat bukan hanya sebatas pengamanan, melainkan juga simbol bahwa seni dan budaya adalah bagian penting dari pertahanan bangsa. (Red).
Page 4 of 4











