“Kita sebagai orang tua menjadi fungsi pengawas dan edukasi untuk menjadikan anak-anak kita menjadi anak yang berkualitas. Mari kita jadikan upaya perbaikan gizi sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan Indonesia yang memiliki generasi sehat, cerdas, dan mampu bersaing di kancah global.” Ujarnya.
Menurutnya, tantangan seperti stunting, wasting, dan anemia masih memerlukan perhatian serius dan kolaborasi lintas sektor. masyarakat dan tokoh masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif, mengawal pelaksanaan program, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dan pengawasan yang transparan agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar. DPR RI, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program gizi nasional terlaksana efektif dan tepat sasaran.












