Garut, BEDAnews
Ada 17 kegiatan Industry Kecil Menengah (IKM) yang tersebar di setiap kecamatan dan Desa di kabupaten Garut. Seperti di kecamatan Banyuresmi, Pamengpeuk, Cibatu dan wilayah lainnya, dan itu harus terus dikembangkan baik melalui bantuan permodalan, alat industry, dan pelatihan termasuk pembinaanya.
Sebenarnya banyak IKM yang harus dikembangkan di kabupaten Garut seperti bengkel, bata merah, Sablon dan IKM lainnya,” demikian dikatakan kabid IKM Non Agro disperindag kabupaten Garut, Imam Prayogi Jum’at (23/8).
Menurut Imam, bantuan yang berupa pembinaan, pelatihan, maupun alat industrinya, itu disesuaikan dengan kemampuan yang ada. Baik yang sifatnya bantuan dari Propinsi (Banprov), Pusat, maupun dari pemkab sendiri.
Adapun soal bantuan permodalan, itu difasilitasi melalui Dinas koperasi dan UKM, sedangkan Indag hanya memfasilitasi berupa pembinaan dan sentuhan teknologi. “Seperti sentuhan yang dialokasikan kepada industry produk bata merah, itu hanya berupa pembinaan dan mesin,” katanya.
Yang jelas kata Imam, pada triwulan ke 3 tahun 2013, fasilitasi bantuan mesin industry khususnya IKM dan termasuk pembinaannya itu sudah selesai. “Tinggal kita menunggu triwulan ke-IV, mudah-mudahan dapat terealisasi pada bulan Oktober-Desember 2013,” harapnya. (Sighar)











