• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Juni 17, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Farhan Usulkan Lahan Pertanian Jadi Destinasi Wisata Edukasi dan Rekreasi

Farhan Usulkan Lahan Pertanian Jadi Destinasi Wisata Edukasi dan Rekreasi

admin by admin
8 April 2025
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
BANDUNG, BEDAnews – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan  menggagas konsep pertanian modern berbasis pariwisata melalui pengembangan kawasan wisata sawah dan urban farming sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai tambah sektor pertanian.
Dalam kegiatan Panen Raya Serentak yang dilaksanakan secara daring serentak di 14 provinsi, Farhan mengungkapkan visinya untuk mengembangkan lahan pertanian sebagai kawasan wisata edukatif dan rekreatif di dalam kota.
Farhan secara khusus menyoroti potensi lahan di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang memiliki luas sekitar 25 hektar.
Ia mengatakan, lahan tersebut bisa dikembangkan bukan hanya sebagai area produksi pangan, melainkan juga sebagai destinasi wisata berbasis pertanian.
“Daripada hanya jadi sawah biasa, kita bisa kelola lagi menjadi tempat wisata di pinggir sawah. Petani tetap bekerja, wisatawan bisa makan sambil menikmati hamparan padi. Ini akan menjadi daya tarik yang unik di Kota Bandung,” ungkapnya, Senin, 7 April 2025.
Ia juga menyebut komoditas hortikultura seperti melon sebagai contoh pengembangan produk dengan nilai ekonomi tinggi.
“Di Jepang, melon bisa dihargai 1000 yen karena packaging dan ceritanya. Kita juga bisa lakukan itu di sini, karena kita punya kualitas, tinggal dikembangkan,” tambahnya.
Konsep urban farming dan wisata sawah ini menurutnya akan melibatkan banyak pihak, mulai dari DKPP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, BBWS, hingga masyarakat sekitar.
Tujuannya adalah menciptakan kolaborasi multipihak untuk memaksimalkan potensi lahan pertanian, meningkatkan pendapatan petani, serta menciptakan ketahanan pangan yang adaptif terhadap dinamika ekonomi global.
“Inisiatif ini akan memperkuat identitas Kota Bandung sebagai kota kreatif yang mampu mengelola potensi pertanian menjadi kekuatan ekonomi baru,” tuturnya.**

BeritaTerkait

Sekilas Tentang Pandangan Perspektif Lingkungan dan Permasalahannya

17 Juni 2026

KAI Daop 3 Cirebon Layani 6.723 Peserta Edutrain Sepanjang 2026

17 Juni 2026
Tags: DestinasiEdukasiFarhanILahanz PertanianRekreasUsulkanWisata
Previous Post

Bakamla RI Gelar Apel Khusus dan Halalbihalal

Next Post

Kasipers Rem 081/DSJ: Kita Harus Lebih Semangat Lagi!

Related Posts

Edukasi

Sekilas Tentang Pandangan Perspektif Lingkungan dan Permasalahannya

17 Juni 2026
News

KAI Daop 3 Cirebon Layani 6.723 Peserta Edutrain Sepanjang 2026

17 Juni 2026
News

JWI Sukabumi Dukung Perda Tanah Terlantar, Usul FGD Libatkan Petani dan Akademisi

17 Juni 2026
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo pimpin upacara Hari Jadi Cirebon ke-599 di Alun-alun Kejaksan
News

Manunggal Winangun Caruban Jadi Kunci Pembangunan Kota Cirebon di Usia ke-599

17 Juni 2026
News

Delegasi Indonesia dari ILC 114, Bawa Hasil Bersejarah Konvensi ILO 193

17 Juni 2026
Edukasi

Buky Wibawa Karya Guna Pimpin HKTI Jabar.

16 Juni 2026
Next Post

Kasipers Rem 081/DSJ: Kita Harus Lebih Semangat Lagi!

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021