“Selama janur kuning belum melengkung, belum ada yang bisa dipastikan sebagai calon Wali Kota dari Golkar,” tegas Haris dalam percakapan telepon pada Selasa (9/7/2024).
Haris menekankan bahwa Partai Golkar akan mencalonkan kadernya melalui mekanisme survei internal yang independen dan tidak dipengaruhi oleh pihak luar. Ia juga menanggapi klaim dari beberapa bakal calon yang mengaku telah diutus oleh Golkar dengan skeptis, mengingat hasil survei internal partai baru akan diumumkan sekitar 19 Juli 2024.
Menurut hasil survei INSTRAT, Faisal Haris memiliki tingkat popularitas 49,75%, berada di bawah Muhammad Farhan (68,25%), Denny Chandra (61,25%), Ronal Surapraja (58,00%), Erwin (54,75%), dan Siti Muntamah Oded (52,75%).
Di belakang Faisal, ada nama-nama seperti Arfi Rafnialdi (48,75%), Edwin Senjaya (44,75%), Asep Mulyadi (44,25%), Juwanda (37,75%), Andri Gunawan (37,75%), Marshall Chandra (37,50%), Yena Iskandar Ma’soem (37,25%), Sonny Salimi (35,25%), Andri Rusmana (35,25%), Dandan Riza Wardana (32,75%), Idwan Dhani Wirianata (31,25%), dan Rizki Akbar Fatoni (30,25%).













