Dalam semangat perjanjian kerja sama budaya yang telah ditandatangani sejak 1998, Fadli menyebut bahwa, Nota Kesepahaman yang sedang disusun akan menjadi landasan kuat dalam memajukan pertukaran budaya dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Hubungan budaya antara Indonesia dan Rusia telah terjalin sejak 1949. Perayaan 75 tahun hubungan diplomatik ini adalah momen bersejarah untuk membawa kerja sama budaya ke tahap yang lebih konkret,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (16 April).
Dalam forum tersebut, kedua negara sepakat mendorong pertukaran budaya lintas sektor, termasuk produksi film dokumenter berbasis arsip sejarah, pengembangan museum dan perpustakaan, serta program riset bersama. Fadli juga mengusulkan penerjemahan buku Rusia terbitan 1925 tentang Tan Malaka ke dalam bahasa Indonesia.













