Golongan yang ketiga adalah seseorang yang Allah beri harta, tapi tidak diberikan ilmu. Orang ini akan menghabiskan harta tanpa ketaqwaan kepada Allah, dan golongan keempat adalah orang yang tidak memiliki harta dan ilmu.
Orang itu akan mengatakan, “Andai punya harta, aku akan melakukan amalan seperti yang dijalankan si fulan. Kalau punya harta, aku ingin bermaksiat seperti dia. Karena niatnya buruk, keduanya sama-sama dalam kondisi berdosa.
Etika berikutnya adalah, menjadikan nafkah sebagai sarana mencari akhirat. Jangan terbebani dengan nafkah yang kita berikan kepada istri dan anak-anak, karena Allah yang memberi rizki. Tugas kita adalah mencari nafkah yang halal dan bertaqwalah kepada Allah.
Selanjutnya, para pencari nafkah harus mengambil sebab walaupun kecil. Ketika kita mencari nafkah jangan gengsi dengan sesuatu yang kecil. Berikhtiarlah walaupun itu sederhana. Ambil sebabnya dulu, kita kerja dulu sebelum Allah memberi rizki.













