Saat Allah menguji manusia dengan harta, ini tidak saja ditujukan kepada orang kaya, melainkan juga kepada orang miskin. Jadi, ujian harta itu untuk semua manusia.
Tapi banyak orang mengira jika Allah memberi harta yang banyak kepadanya, itu pertanda Allah mencintai dia. Sebaliknya, sebagian orang mengira jika Allah mengurangi rizkinya, itu pertanda Allah sedang menghinakannya.
Allah memberi rizki kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya. Allah memberikan harta yang melimpah kepada Nabi Sulaiman ‘alaihi salam dan Nabi Daud ‘alaihi salam. Namun Allah juga memberi harta yang melimpah kepada Qorun.
Nabi adalah sosok yang sederhana. Itu pilihan beliau untuk hidup sederhana, sementara para sahabat ada yang kaya dan ada yang miskin. Yang kaya antara lain Abu Bakar radhiallahu ‘anhu (R.A.), Umar R.A., Utsman R.A, Abdurrahman ibn Zubair R.A, Abdurrahman bin Auf R.A.













