BANDUNG, Bedanews
Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Maruf Amin, Erick Thohir meminta generasi milenial untuk menumbuhkan sikap optimis. Erick juga meminta agar milenial melawan berita hoax dengan data dan fakta.
"Kalau ingin sukses anak muda harus optimis, jangan mau jadi bangsa yang pesimis," kata Erick saat bertemu dengan milenial Kota Bandung di Posko Pemenangan Bersama Jokowi-Ma
uf, di Jalang Tamblong, Kota Bandung, Minggu (20/1).
uf, di Jalang Tamblong, Kota Bandung, Minggu (20/1).
Erick mengungkapkan, generasi milenial harus menjadi ujung tombak kalau ingin Indonesia maju harus optimis.
"Harus mau datang ke masyarakat memberi informasi yang benar, door to door. Tidak boleh hoax dibalas dengan hoax, tapi informasi harus dilengkapi fakta dan data. Milenial harus menjadi ujung tombak informasi yang benar," ujar dia.
Menurut Erick, sikap optimistis harus terus dikembangkan di masyarakat. Jadi, setiap milenial harus bisa menularkan rasa optimistia ini. Misalnya, kalau punya teman 10 orang maka milenial harus bisa mempengaruhi 10 orang.
"Kita harus menang karena ingin Indonesia makin maju. Kita ga mau Indonesia di bawa pesimis," ujarnya.
Ia menunjuk Joko Widodo alias Jokowi, sebagai sosok presiden, tokoh yang mampu menebar optimisme bahwa Indonesia bisa maju. Menurutnya, Indonesia sulit berkembang jika dibangun dengan pesimisme.
"Milenial harus sepakat memilih pemimpin yang jelas track recordnya, bisa menjadi imam kita, menjadi bapak kita dan menjadi sahabat kita," ujarnya.
Tak hanya itu, Erick juga sempat menyinggung soal Indonesia jadi pusat perhatian dunia di ajang Asian Games.
Menurutnya, lima miliar viewer melihat segala konten digital yang disajikan baik di media sosial maupun media konvensional.
"Ini artinya, Indonesia mengalami pertumbuhan karena program-program Jokowi sudah terlihat mulai dari pembangunan infrastruktur, pengurangan beban ekonomi rumah tangga dengan adanya kartu Indonesia sehat dan pintar," tandasnya. [lanie]











